Skip to main content

Begini Cara Mengajak Anak agar Mencintai Al-Qur’an

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fid.pinterest.com%2Flhiyalhi%2Fgambar-anak-mengaji%2F&psig=AOvVaw2qday9CP0VvxKgWMrdjIR_&ust=1765503478031000&source=images&cd=vfe&opi=89978449&ved=0CBIQjRxqFwoTCIDr7JKztJEDFQAAAAAdAAAAABAE Sebagai orang tua, tentulah kita mengharapkan yang terbaik untuk buah hati kita, agar buah hati kita menjadi anak yang sholih sholihah, yang bisa berguna untuk agama, bangsa dan negara, menjadi anak yang bisa menjadi contoh dan panutan untuk adik-adiknya, menjadi anak yang berkepribadian luhur sebagaimana yang Rasul ajarkan kepada umatnya. Menjadi orang tua muslim, pastilah mendambakan sang buah hati bisa mencintai Rabb nya, mencintai Rasul-Nya, dan mencintai Al-Qur’an. Terlebih saat buah hati tersebut bisa menghfal Al-Qur’an, tentulah menjadi kebahagiaan terdahsyat dalam hati orang tua tersebut, karena sebagaimana yang kita ketahui bersama tentang keutamaan orang mencintai Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an dan menghafalkannya, maka ia akan datang kepada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya. Dan dengan kemuliaan Al-Qur’an bagi para penghafalnya, kelak ia bisa menjadi syafa’at dan bisa menolong 10 anggota keluarganya yang telah ditetapkan masuk neraka. Nah, berikut beberapa tips agar buah hati kita menjadi anak yang mencintai Al-Qur’an : 1.Berdo’a kepada Allah SWT agar Allah melembutkan hati anak kita & menjadikannya sebagai orang yang mencintai Al-Qur’an Do’a adalah senjatanya orang mukmin, karena dengan kekuatan do’a sesuatu yang terlihat biasa akan menjadi luar biasa, dengan keberkahan do’a sesuatu yang nampaknya mustahil terjadi bisa terjadi, itulah dahsyatnya sebuah do’a, karena dengan berdo’a berarti kita mengakui bahwa kita sebagai hamba lemah tanpa bantuan dan kekuatan dari Allah SWT, dan Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang senantiasa berdo’a dan mengadu semua urusannya kepada-Nya. 2.Memberikan Contoh kepada anak dengan senantiasa membaca Al-Qur’an setiap hari, meski sedikit tapi istiqomah Orang tua merupakan role model/ model proffesional bagi anak, bagaimana sikap kita, tutur kata kita akan ditiru oleh anak-anak kita, karena orang tualah orang yang pertama kali menjadi guru bagi anak, terlebih seorang ibu. Ibu merupakan madrasah/sekolah pertama untuk anaknya, maka dari itu, berikanlah contoh terbaik kepada anak-anak kita dengan prilaku dan tutur kata terbaik, karena anak hebat akan lahir dari seorang wanita dan orang tua hebat, jika ingin memiliki anak yang mencintai Al-Qur;’an terlebih dahulu jadikan diri kita untuk mencinta Al-Qur’an. 3.Setiap anak pulang sekolah, sambutlah ia dengan sambutan hangat, Peluklah ia dengan Lantunan Ayat Suci Al-Qur’an Anak-anak akan sangat senang tatkala pulang sekolah disambut dengan pelukan kasih sayang yang mendamaikan, usahakan saat ia pulang sekolah sambutlah dengan senyuman hangat dan manis, dan usahakan untuk membaca Al-Qur’an ketika dia pulang, setidaknya saat pertama kali pulang masuk rumah, ia melihat suasana ibunya sedang bercengkrama dengan Al-Qur’an, hal tersebut menandakan bahwa ibunya sangat dekat dengan Al-Qur’an 4.Dengarkan anak-anak kita dengan Lantunan Ayat Suci AL-Qur’an melalui Audio/Murottak setiap hari Dengan memperdengarkan anak kita dengan murottal Al-Qur’an setiap hari, In syaallah lambat laun Allah akan menggerakkan hatinya untuk mencintai Al-Qur’an, karena setiap hari ia sudah terbiasa mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an Demikianlah sedikit tips dari saya, mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua, terlebih untuk pribadi penulis agar bisa menjadi lebih baik. Aamiin

Comments

Popular posts from this blog

MENGHAFAL AL-QUR’AN SEMUDAH TERSENYUM

Menghafal itu susah? Menghafal itu memerlukan waktu yang lama? Menghafal itu melelahkan? Itulah kata-kata yang sering mendesir diarea lubang telinga saya. Benarkah semua yang dikatakan kebanyakan orang-orang? Fakta atau opinikah? Sejenak, mari kita renungkan bersama mengenai kisah-kisah para penghafal Al-Qur’an yang luar biasa, kisah-kisah yang dapat menginspirasi kita semua sebagai Hamba & MakhluqNya yang lemah tanpa ada kekuatan dariNya. Dimulai dari kisah seorang pemuda buta yang gigih dan memiliki keyakinan serta tekad yang kuat dalam menghafal Al-Qur’an, setiap hari ia dan ayah tercintanya datang kepada gurunya untuk setor meski hanya 1 ayat dengan jarak perjalanan yang lumayan jauh, namun semangat pemuda tersebut tak luntur hanya karena keterbatasan penglihatan dan jarak jauh yang ditempuhnya. Dan Anda tahu pemuda tersebut bisa menghatamkan Al-Qur’an. Ada lagi seorang wanita yang berjuang dalam meraih cita-citanya menghatamkan Al-Qur’an dalam sebuah kampus di daerah kudus. ...

KISAH PENJUAL TAHU

        Ada seorang penjual tahu. Setiap hari ia menjual dagangannya ke pasar. Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya.   Dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah. Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Tuhan agar dagangannya laris.   Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu laris manis.            Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya utk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba2 ia terpeleset kecemplung sawah.   Semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan! Jangankan untung, modal pun buntung!         Setelah kejadian tersebut, ia mengeluh kepada Tuhan, bahkan "menyalahkan" Tuhan, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi.   Akhirnya ia  segera kembali kerumah dan  tidak jadi berdagang.   ...

Begini Cara Mengajak Anak agar Mencintai Al-Qur’an

Penulis : Bintun Nuqthoh         Sebagai orang tua, tentulah kita mengharapkan yang terbaik untuk buah hati kita, agar buah hati kita menjadi anak yang sholih sholihah, yang bisa berguna untuk agama, bangsa dan negara, menjadi anak yang bisa menjadi contoh dan panutan untuk adik-adiknya, menjadi anak yang berkepribadian luhur sebagaimana yang Rasul ajarkan kepada umatnya.  Menjadi orang tua muslim, pastilah mendambakan sang buah hati bisa mencintai Rabb nya, mencintai Rasul-Nya, dan mencintai Al-Qur’an. Terlebih saat buah hati tersebut bisa menghfal Al-Qur’an, tentulah menjadi kebahagiaan terdahsyat dalam hati orang tua tersebut, karena sebagaimana yang kita ketahui bersama tentang keutamaan orang mencintai Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an dan menghafalkannya, maka ia akan datang kepada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at kepada orang yang membacanya.  Dan dengan kemuliaan Al-Qur’an bagi para penghafalnya, kelak ia bisa menjadi syafa’at dan bisa menolon...