Skip to main content

Berjuang dan Bertahanlah



Bila raga telah terbaring lemah tanpa daya, pedih terasa, menusuk sukma, melahap mimpi perlahan.
Bila ghiroh tak lagi nampak dalam mata yg berkaca, hampa terasa, miris & malu kepada Robb yang telah mencipta
Bila akal tak lagi mampu tuk torehkan karya, tak sanggup tuk berfikir tentang umat, tak mampu lagi tuk berikan manfaat, hina terasa, malu kepada malaikat yang kerap kali mencatat setiap tutur kata, setiap pandangan mata, setiap prilaku yang telah tercipta 

Bukan sesal atas apa yang menimpa diri,
Bukan keluh atas apa yang menimpa raga,
Bukan takut atas apa yang kan menyapa,
Namun sesal bilamana hati tak mampu menyikapi secara dewasa
Akan hancur tatkala lemah menjadi alasan tuk rehat dan melepas amanah yang diberi
Akan perih jika tak mampu lagi berdiri dan menebar manfaat untuk sesama

Tidak, kau harus mulai bangkit berdiri. Tak lagi melemah atas apa yang terjadi
Kau harus mulai torehkan karya terbaik untuk umat
Tuk lukiskan warna kepada penerus umat

Harus tetap bertahan, berjuang tuk menahan, untuk orang terkasihmu, untuk anak2 yang tengah menanti kehadiranmu, untuk pembaca yang menanti karya demi karyamu

Bertahanlah... Berjuanglah... untuk mereka semua, untuk umat, sebagaimana cita-citamu agar menjadi manusia yang bermanfaat untuk umat 

Surabaya, 17 Juli 2018

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

MENGHAFAL AL-QUR’AN SEMUDAH TERSENYUM

Menghafal itu susah? Menghafal itu memerlukan waktu yang lama? Menghafal itu melelahkan? Itulah kata-kata yang sering mendesir diarea lubang telinga saya. Benarkah semua yang dikatakan kebanyakan orang-orang? Fakta atau opinikah? Sejenak, mari kita renungkan bersama mengenai kisah-kisah para penghafal Al-Qur’an yang luar biasa, kisah-kisah yang dapat menginspirasi kita semua sebagai Hamba & MakhluqNya yang lemah tanpa ada kekuatan dariNya. Dimulai dari kisah seorang pemuda buta yang gigih dan memiliki keyakinan serta tekad yang kuat dalam menghafal Al-Qur’an, setiap hari ia dan ayah tercintanya datang kepada gurunya untuk setor meski hanya 1 ayat dengan jarak perjalanan yang lumayan jauh, namun semangat pemuda tersebut tak luntur hanya karena keterbatasan penglihatan dan jarak jauh yang ditempuhnya. Dan Anda tahu pemuda tersebut bisa menghatamkan Al-Qur’an. Ada lagi seorang wanita yang berjuang dalam meraih cita-citanya menghatamkan Al-Qur’an dalam sebuah kampus di daerah kudus. ...

Galau di Usia 20 tahun an Karena Belum Mencapai Suatu Hal dalam Hidupmu? Baca Artikel Berikut! (Belajar Bersyukur Part I)

         Usia 20 tahun an tapi hidup masih gitu-gitu aja, merupakan sebuah goncangan terdahsyat dalam hidup kita, apalagi saat teman-teman sebaya kita sudah pada mencapai kesuksesan dengan karir mereka masing-masing, rasanya pengen jungkir balik saja wkwkwkwk     Sahabatku, usia 20 tahun merupakan masa pendewasaan kita yang pertama, setelah kita melalui masa pencarian jati diri kita di usia sebelum menginjak yang ke-20.    Memang, di usia ini kebanyakan diantara kita ada yang sudah mencapai karir kesuksesan dari jalan hidup masing-masing, ada pula yang masih harus berjuang untuk menggapainya atau bahkan mungkin diantara kita ada yang baru saja memulainya atau justru belum memulai sama sekali.   Setiap individu memiliki karakter dan pencapaian masing-masing dari jalan hidup yang harus kita lalui. Kemana arus dari perjalanan hidup kita sesungguhnya itulah yang saat ini harus mulai kita renungkan dan berusaha untuk melangkah den...

7 Kebiasaan Kecil yang Penting Mahasiswa Kembangkan Mulai dari Sekarang

      Halo Sobat PENDAKI (Pena Dakwa Inspirasi) yang sedang berjuang meraih gelar sarjana!!! Semoga kalian masih selalu semangat kuliahnya ya.. Kali ini kak mimin mau berbagi seputar kebiasaan kecil tapi sangat penting dan dampaknya sangat dahsyat dalam kehidupan kita dimasa mendatang, apalagi buat kita para mahasiswa. Apa saja 7 kebiasaan kecil dan sangat penting buat kita para mahasiswa? Yuk cekidot 1. Berpikir Hari ini, Saat ini    Kegiatan ini terlihat sangat sepele, namun memiliki dampak yang sangat besar terhadap kehidupan kita.     Seringkali kita memikirkan hal-hal yang belum bisa kita jangkau, berfikir untuk kegiatan esok. Bukanlah hal yang tidak baik untuk merancang kegiatan dan komitmen kita dimasa yang akan datang, akan tetapi berfikirlah sewajarnya untuk kegiatan yang belum bisa kita jangkau. Karena hari esok adalah milik Tuhan. Kita tidak tahu sampai kapan usia kita akan berakhir di dunia ini. So, lakukan yang terbaik har...