Skip to main content

Tahukah Sahabat, Inilah Pentingnya Pendidikan untuk Anak Usia Dini!


Pendidikan memiliki peran penting bahkan teramat sangat penting untuk manusia, sebab dengan pendidikanlah yang akan mengantarkan manusia menuju manusia yang lebih baik hingga menjadi manusia terbaik. Bahkan dengan pendidikan juga yang nantinya membawa manusia unruk menciptakan prestasi demi prestasi yang gemilang, dengan pendidikan yang nantinya akan membuat manusia untuk berinovasi dalam menciptakan hal-hal baru dan terbaik demi kehidupan yang lebih berwarna. Lantas bagaimana dengan pendidikan anak usia dini?
Tentu, teramat sangatlah penting pendidikan untuk anak-kita. Anak dimana usia belia, usia yang hanya terdapat sekali seumur hidup dan teramat sangat penting dalam mendukung keberlangsungan hiup setelahnya. Ya, itulah yang dinamakan masa Golden Age (Usia Keemasan). Diusia keemasan anak-anak kita akan sangat penting untuk kehidupan diusia selanjutnya. Mari kita renungkan betapa banyak anak-anak yang diusia muda sudah pandai berprestasi, berkarir dan bakat yang begitu spektakuler kita temui. Dilain sisi ada juga anak yang dengan usia yang bahkan sudah hampir dewasa namun tetap biasa-biasa saja, hidup tanpa cita-cita. Hidup dalam balutan kepasrahan. Semua itu bisa kita ikhtiarkan melalui pendidikan di usia dini.
Pembaca yang berbahagia, usia anak memanglah usia untuk bermain, usia untuk senang-senang, usia untuk berwarna dalam dunianya. Namun, dengan dunianya untuk bermain bukan berarti membuat kita sebagai orang tua ataupun pendidik PAUD membiarkan mereka hanya asyik dalam dunia mereka tanpa kita bimbing langkah apa yang bisa mereka lakukan untuk menjadi anak-anak yang hebat kedepannya.
Diusi yang sangat belia tersebut, dapat kita torehkan karya untuk anak-anak kita dengan stimulus yang konsisten, terus kita asah bakat anak-anak kita. Kita lihat apa yang mereka nikmati, kita lihat apa yang mereka sukai dengan dunianya, dan kita bawa bakat itu menjadi lebih bermakna. Misal jika anak kita menyukai dunia musik, coba kita ajak mereka bermain dengan musik, kita kenalkan dengan dunia musik melalui permainan. Dengan begitu mereka akan merasa senang, akan asyik dengan pelajaran yang diterima, bukan menganggapnya sebabi beban.
Intinya, kita ajak anak-anak kita untuk senang dalam belajar, karena dunia mereka adalah dunia imajinasi, bukan dunia analisa. Dunia mereka lebih cenderung meniru apa yang didengar, apa yang dilihat dan apa yang dicontohkan. Untuk itu, marilah kita untuk mendukung pendidikan untuk anak-anak kita. 

Comments

Popular posts from this blog

MENGHAFAL AL-QUR’AN SEMUDAH TERSENYUM

Menghafal itu susah? Menghafal itu memerlukan waktu yang lama? Menghafal itu melelahkan? Itulah kata-kata yang sering mendesir diarea lubang telinga saya. Benarkah semua yang dikatakan kebanyakan orang-orang? Fakta atau opinikah? Sejenak, mari kita renungkan bersama mengenai kisah-kisah para penghafal Al-Qur’an yang luar biasa, kisah-kisah yang dapat menginspirasi kita semua sebagai Hamba & MakhluqNya yang lemah tanpa ada kekuatan dariNya. Dimulai dari kisah seorang pemuda buta yang gigih dan memiliki keyakinan serta tekad yang kuat dalam menghafal Al-Qur’an, setiap hari ia dan ayah tercintanya datang kepada gurunya untuk setor meski hanya 1 ayat dengan jarak perjalanan yang lumayan jauh, namun semangat pemuda tersebut tak luntur hanya karena keterbatasan penglihatan dan jarak jauh yang ditempuhnya. Dan Anda tahu pemuda tersebut bisa menghatamkan Al-Qur’an. Ada lagi seorang wanita yang berjuang dalam meraih cita-citanya menghatamkan Al-Qur’an dalam sebuah kampus di daerah kudus. ...

KISAH PENJUAL TAHU

        Ada seorang penjual tahu. Setiap hari ia menjual dagangannya ke pasar. Untuk sampai ke pasar, ia harus naik angkot langganannya.   Dan untuk sampai ke jalan raya, ia harus melewati pematang sawah. Setiap pagi ia selalu berdoa kepada Tuhan agar dagangannya laris.   Begitulah setiap hari, sebelum berangkat berdoa terlebih dahulu dan pulang sore hari. Dagangannya selalu laris manis.            Suatu hari, ketika ia melewati sawah menuju jalan raya utk naik angkot langganannya, entah kenapa tiba2 ia terpeleset kecemplung sawah.   Semua dagangannya jatuh ke sawah, hancur berantakan! Jangankan untung, modal pun buntung!         Setelah kejadian tersebut, ia mengeluh kepada Tuhan, bahkan "menyalahkan" Tuhan, mengapa ia diberi cobaan seperti ini? Padahal ia selalu berdoa setiap pagi.   Akhirnya ia  segera kembali kerumah dan  tidak jadi berdagang.   ...

Munajat

  Diantara sejuta insan beriman Bukankah aku manusia yang cela? Saat imam tersungkur dalam manisnya iman Hempaskan rindu nan dahsyat kepada Sang Pencipta Diantara sejuta Hamba yang mulia Bukankah aku makhluq terhina? Saat Hakim sibuk terbarkan petuah dakwah Bergelut dalam hukum syari’at dan sunnah Diantara sejuta pemuda mulia Bukankah aku manusia yang alpa Saat pemuka kaum berada dalam garda terdepan Berjihad tegakkan panji kemenangan Ringkih hati mengadu kepada Ilahi Angkuh diri berpijak diatas bumi Tertutup noktah selimuti sanubari Lalai akan cela dan aib yang kian pasi Sujud khidmat temani raga berbalut dosa Isak tangis bercucur diatas sajadah cinta Tersungkur diri dalam hati yang gulita Berharap ampun dan Rahmat Sang Pencipta